Suatu siang, saya sempet mencuri waktu buat rileks sebentar for 'a little me time'. Pikir-pikir boleh dong saya memanjakan diri sedikit dengan menikmati facial treatment. Wah, nikmat juga... ada alunan musik yang seolah membawa saya ke sebuah pegunungan yang hijau dan perawan, hanya terdengar gemericik air dari sungai yang kecil, serasa saya pun mampu mencium embun yang masih basah di dedaunan... Weleh...
Nyaris tertidur karena saking enaknya, saya terkaget sedikit waktu therapist saya bertanya: 'Wah, pigmentasinya banyak juga, tapi aneh, jerawatannya kok cuma di satu sisi ya?!' Tanpa buka mata saya jawab, 'Kalo jerawat yang menghuni satu sisi muka saya, itu memang selalu terjadi pasca melahirkan dan saat menyusui sampai masa yang saya nggak tau (soalnya jerawat itu selalu hilang kalo saya lagi hamil - dan empat tahun terakhir ini kalo saya nggak lagi menyusui ya lagi hamil judulnya!
), nah, kalo pigmentasinya itu saya dapet cuma dari kehamilan yang terakhir'. "Wah, kamu harus bilang dan selalu ingatkan anak kamu tuh soal pengorbanan kamu demi mereka'. Dengar itu saya cuma tersenyum.
Pengorbanan? Saya tidak merasakannya sebagai pengorbanan. Saya juga tidak berpikir bahwa anak saya berhutang pada kami orang tuanya. Bagi saya ini adalah kewajiban saya sebagai manusia yang mengemban judul sebagai orang tua. Waktu saya memutuskan untuk jadi orang tua saya sudah aware akan segala tanggung jawab yang mengiringinya, saya memohon kekuatan dan petunjuk yang Maha Kuasa di atas sana agar saya senantiasa diberikan kelapangan dan keikhlasan serta kemudahan menjalaninya. Menjadi orang tua itu ibadah. Anak saya tak berhutang sepeser pun pada saya. Mereka bertanggung jawab atas generasi berikutnya, mereka akan mejalani peran yang sama kelak bila mereka memilih jalan hidup seperti kami -menjadi orang tua-. Anak tak bisa memilih siapa yang bakal jadi orang tuanya, tanggungjawab kita untuk memberi rumah yang 'kokoh dan baik' sekali kita memutuskan untuk menghadirkan satu nyawa baru ke dunia ini.
Saya masih belajar jadi orang tua, masih semester satu... saya bisa melihat saya akan jadi mahasiswa abadi di sini....
Pigmentasi? Muka jerawatan? Love handles di pinggang kanan dan kiri? Nothing bothers me at all... I love being a student of the Parenting University. Saya sering tidak tidur pas ada mata kuliah Kesehatan: anak demam tinggi, dan segala sakit yang bikin hati khawatir. Mata kuliah Kedisiplinan: anak sudah mulai nunjukin strong personality. Saya nggak tau jurusan apa yang saya ambil, kayaknya kok semua mata kuliah wajib hukumnya di kampus ini, hehehe... But I also enjoy every minute of those rewarding moments: first smile, first word, first step... aduh, banyak lagi first-first yang lainnya. No word can describe my feelings when I hear my sons say: 'I love you, Mommy.... So much!' Aduhhh.....
Sekali lagi..., saya baru semester satu.... saya masih akan ketemu kejutan-kejutan baru lagi di tengah jalan nanti. Semoga saya cukup kuat lahir dan bathin.